Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Sunday, September 5, 2010

Proses Menemukan Ide Usaha Baru Saya yg Segera Lounching

Saya ingin bercerita kepada sobat semua bagaimana proses saya menemukan ide bisnis baru saya dengan harapan bisa dijadikan refrensi buat sobat untuk mencari ide bisnis. Bisnis baru saya ini bergerak di bidang kuliner atau makanan tetapi bukan sekedar kuliner biasa. Bisnis baru saya ini akan segera lounching (mohon doanya supaya bisnis saya berjalan sesuai dengan yang diharapkan) tinggal menunggu duarsa ayu (hari baik) hehehe. Oleh karena masih lounching, saya belum bisa memberitahu sobat tentang bisnis ini tetapi saya akan bercerita bagaimana saya menemukan ide ini.

Diawali dengan perjalanan saya ke rumah Sonix (senior saya di kampus) untuk mencari barang dagangan untuk dijual. Seperti biasa di setiap perjalanan saya, saya selalu melihat-lihat dan mengamati kondisi di sekitar saya, ya paling gak bisa memberikan inspirasi nantinya. Nah diselama perjalanan yang sangat panas saya menemukan berbagai pemandangan bisnis, ada orang yang sedang berjualan jus dan es buah dengan dikelilingi oleh calon pembeli. Ada warung yang yang sepi, ada warung yang rameee banget ampe pelanggannya rela ngantre.

Sesampainya di rumah Sonix, kami segera akan berangkat untuk mencari barang yang akan kami jual. Tetapi entah kenapa saya tiba-tiba males untuk berangkat dan tersirat di pikiran saya ingin mencari bisnis baru. Saya pun berani bilang ketemen saya, males ah jualan, sibuuuk terus nyari barang, jualannya pun butuh waktu yang lama. Ternyata diapun setuju gituu dan kamipun mulai memikirkan ide baru.

Satu persatu ide bisnis kami lontarkan dan saling kritik mengkritik melihat sisi untung maupun ruginya. Hingga saat saya mengingat orang yang berjualan es tadi. Saya melihat kondisi saya jika saya keluar beli es itu, belum panes dijalan, belum males keluar, saya jadi punya pikiran buat jualan es buah atau jus keliling, disamping itu saya lihat di daerah saya belum ada yang jualan jus atau es campur keliling kalaupun ada penjual es paling tidak Cuma jualan es krim dan sebagainya dan saya tahu orang-orang pengennya es buah.

Ide kedua dari saya menyambung dari ide es campur tadi dan mengingat temen saya yang selalu nitip untuk dibeliin nasi atau makanan kalau saya keluar, saya jadi punya ide untuk jualan makanan untuk anak kos-kosan. Bilanglah seperti catering tapi disini saya mau menargetkan anak kos-kosan yang malas kayak temen saya yang hanya mengandalkan nitip aja hehehe…

Ternyata ide ini disetujui ma temen saya sob, disamping di daerah saya banyak banget tu yang ngekos. Apalagi mahasiswa jaman sekarang pade sibuk semua, kayaknya bakal banyak yang mesen kateringan ke kosnya. Langsung deh capcus ma temen saya buat mencari bahan-bahan dan sekarang masih nego harga ni ma penjual-penjual nasi heheh

Jadi ide yang saya temuin diatas berdasarkan lingkungan sekitar saya. Yang saya tangkep si kita harus jeli melihat peluang disekitar kita. Peluang itu banyak tetapi perlu kreatifitas kita menangkapnya hehe

Selanjutnya Saya akan memposting ide bisnis saya ini nanti, sekarang masih tahap pembuatan konsep. Mohon doanya ya sobat Antara semuanya, biar usaha kecil-kecilan ini berjalan sesuai harapan hehehe. Saya juga berharap sobat memberikan masukan untuk ide saya ini yang nantinya saya harapkan bisa mengembangkan usaha saya ini hehehe

Salam Blogger Bali
Go Enterpreneur

Saturday, September 4, 2010

Produknya boleh sama, yang membedakan adalah konsep dan siapa di belakangnya

Jaman sekarang ini seperti yang saya jelaskan di "Berbisnis Harus Kreatif ! Bagaimana Melatihnya?", persaingan bisnis ada di ide kita, persaingan ada di konsep bisnis kita. Nah gimana kalau kita gak memikirkan konsep tapi hanya bersaing dengan produk saja? Kalau sobat bersaing dengan produk aja tanpa konsep maka sobat akan terperangkap kerus dalam persaingan atau adu fungsi dari bisnis sobat. Fungsi makanan untuk dijual hanya sebagai “pembuat rasa kenyang”dan rasa yang “enak”, maka hanya disana sobat akan bersaing.

Jika sobat terus-terusan hanya bersaing di produk maka apa yang sobat dapatkan? yang sobat dapatkan adalah hanya munculnya pesaing-pesaing baru yang mungkin rasa masakannya lebih enak dari anda, lebih mengenyangkan dan bahkan bisa lebih murah.

Disini saya sarankan jangan bersaing dengan produk, tapi bersainglah dengan konsep! Gunakan kecerdasan sobat untuk mengkonsepkan produk sobat.

Disini saya akan memberikan beberapa tips untuk bersaing dengan konsep.

1. Desain produk sesuai dengan kebutuhan konsep. Berikan sebuah kemudahan dalam akses, membawa dan kemudahan dalam mengkonsumsi.

2. Konsistensi. Harus konsisten, jangan pernah merubah pasar yang sesuai dengan konsep yang telah sobat buat. Contoh: misalkan ada kue sus yang menjadi makanan khas Bandung yang bisa menjadi oleh-oleh khas bagi orang Jakarta yang mampir ke Bandung. Namun semenjak oleh-oleh ini banyak ditemukan di Jakarta, baik tokonya banyak ada di Jakarta, maka kue ini menjadi tidak khas lagi, masuk kedalam persaingan biasa jadinya.

3. Ciptakan nilai positip dari produk sobat. Ciptakan nilai positif yang akan mencerminkan kualitas produk sobat.

4. Pengembangan. Kembangkan konsep sobat sesuai dengan perkembangan jaman, perkembangan selera dan persaingan.

Nah sobat mungkin itu saja yang bisa saya berikan, sekali lagi jaman sekarang bisnis hanya bersaing di konsep di ide. Jadi galilah konsep yang menarik untuk bisnis sobat, kembangkanlah dan gapailah kesuksesan itu.

Salam Blogger Bali
Go Enterpreneur

 
Design by I Gede Antara Putra | Bloggerized by ANTARA Development - Premium Blogger Themes | Blogger Templates