Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Wednesday, April 4, 2012

Pengalaman_ Ilmu yg q dapet di lapangan dan kow gak diajarkan di kampus?

Hai sob sekalian, nah mulai kemarin ni saya sudah bisa memulai untuk menulis kembali. Sambil latihan menulis dan mengarang dalam rangka mempersiapkan diri untuk mengarang tulisan Tugas Akhir hehehe .
Oya sekarang saya bermaksud untuk membagikan tips ato lebih tepatnya membagikan pengalaman tentang ilmu yang saya dapatkan dilapangan. Nah kemarin saya sempet ni mengambil proyek renovasi rumah, jujur ini proyek yg pertama saya ambil sendiri tanpa bantuan orang lain. Ok saya gunakan aja ilmu yang saya dapatkan di kampus.

Dimulai dengan menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) Proyek, ya saya hitung dengan dasar ilmu yang saya dapatkan di kampus. Setelah selesai saya langsung ajukan ke owner proyek dan akhirnya disetujui. Nah dengan teknik negosiasi harga yang tinggi akhirnya saya dapat deal harga dengan tanpa mengeluarkan modal sendiri alias nol. Karena saya meminta DP 30% dari nilai proyek dan juga saya nego ke tukang untuk dibayar belakangan. Hehehe akhirnya owner deal dan tukang deal. Mulailah proyeknya, semua lengkap saya buat dari setiap item pekerjaan seperti ngecat, bongkar tembok, masang keramik, melester lengkap saya hitung berdasarkan ilmu di kampus. Tapi ternyata ada beberapa hal yang tidak diajarkan di kampus yang membuat saya rugi sob. Apa Ituu??? (Lanjut baca setelah membuka ling iklan di bawah ini ya sob, untuk donasi pengembangan blog ini sob, terimakasih)


Nah jadi yang pertama, kalau kita menghitung secara matematis saya ambil contoh: Untuk pekerjaan pemasangan tehel/keramik wc Berdasarkan buku untuk tiap M2 nya dia itu menghabiskan semen sebesar 0.3 kg misalkan, 0.3 disebut sebagai koefisien material, akan tetapi setelah dijalankan di lapangan sob, ternyata menghabiskan hampir 3 Zak sob, bayangkan berapa rugi tu, harga semen per zak sekarang Rp 65.000,- sob. Itu yang pertama, gak dijelasin dulu koefisien itu berlaku untuk kondisi kayak gimana, untuk pemasangan keramik berapa dan seterusnya. Trus yang terpenting sob, misalkan aku telah hitung bahwa perlu pasir itu 2.33 M3, trus aku ajuin harganya 2.33 M3 x Rp 200.000,- = Rp 466.000,-. Tapi ternyata di lapangan lain sob, dan saya baru sadar pastu, bayangkan sob, ada gak yang ngejual pasir sejumlah 2.33 M3?? maksudku 0.33 nyatu pake apa dia ngukur wkwkwkwkw. yahh saya harus beli 2.5 M3 deh yang lebih mahal jadinya. Fyuuuhh, dan masih ada lagi yang lain yang sejenis sob. 

Nah itu dia sob ilmu lapangan yang saya dapatkan, gak ada gak saya diajarin dikampus. Padahal saya tu termasuk mahasiswa yang rajin kow masuk ngedengerin penjelasan dosen. Dijamin bukan karena ketinggalan, tapi memang karena tidak diajarin sob. So jadinya sob sekalian jangan belajar aja kerjaanya, praktekkan di lapangan, beda pasti setidaknya teori dengan praktek lumayan berbeda sob. Oke sob sekian dulu share pengalaman saya, silahkan kalau ada yang mau berbagi pengalaman, bisa kirimkan ke Admin ya biar berguna untuk temen" lainnya dan jangan lupa bantu donasi untuk pengembangan blog ini dengan membuka link yg ada di blog ini ya. Terimakasih dan salam SUKSES!

6 komentar:

rumah anthares said...

waaahhh.... bagus neh, kyknya nnti klo mo buat rumah sy discuss dlu ke empunya blog ini msalah dana. hahaha.... (^_^)

I Gede Antara Putra, ST. said...

silahkan @rumah anthares, mau diskusi tentang apa?

basir Annas said...

mungkin dosennya lupa sob , memberikan ilmu tsb...:D

I Gede Antara Putra, ST. said...

hahahah... msak lupa terus dosennya sob. pelit kayaknya hehhe

outbound malang said...

kunjungan gan .,.
bagi" motivasi
keberuntungan selalu menghampri kita
hanya saja kita yg trkdng tdk brfkir demikian.,.
si tunggu kunjungan baliknya gan.,

I Gede Antara Putra, ST. said...

@outbond malang

thanks sob udah berkunjung kesini, thanks motivasinya kang

Post a Comment

Blog pribadiku untuk berbagi pengalaman. Dunia akan terasa indah kalu kita saling berbagi.

"Take ACTION and make it happend"

 
Design by I Gede Antara Putra | Bloggerized by ANTARA Development - Premium Blogger Themes | Blogger Templates